Berangkat dari komitmen Lazis Jateng Solo Raya dalam mengentaskan masyarakat miskin menjadi masyarakat yang mempunyai kemandirian ekonomi, maka pada tanggal 4 – 6 oktober 2011 kemarin diadakan kembali Sekolah Kube. Sekolah kube adalah wahana awal bagi para anggota masyarakat yang menjadi target pemberdayaan ekonomi oleh Lazis. Pada awal kali ini setelah bulan Ramadhan sekolah kube diadakan oleh tim Kube Kartasura, yang terdiri dari Dedi Syarifuddin sebagai koordinator, Imma Khasanah dan Ressi Catur sebagai anggota. Tepatnya sekolah kube diadakan di Kemasan, Ngadirejo, Kartasura. Seperti pada umumnya, sekolah kube diadakan tiga hari berturut –turut. Hal itu dihaarapkan agar para calon anggota mempunyai komitmen dalam mengembangkan kegiatan kube ini. Peserta sekolah kali ini adalah ibu –ibu rumah tangga.
Pada hari pertama sekolah kube diadakan di Masjid Al-Mukmin, Kemasan, Ngadirejo. Di hari pertama ini acara digawangi oleh Dedi dan Imma. Secara umum acara terdiri dari pembukaan, pembacaan ayat suci al-qur'an, ikrar anggota kube, ikrar pendamping kube, inti sekolah, tanya jawab, penutup. Dalam sekolah pada hari pertama ini dijelaskan tentang seluk beluk kube, dan latar belakang mengapa mengikuti kube dengan pembicara Bapak Arif Nur Rahim selaku manager Koperasi raharjo. Di hari kedua dan ketiga, kegiatan sekolah kube ini berpindah tempat menjadi di rumah Ibu Dasiyem, hal tersebut dikarenakan lingkungan Masjid yang telah tersedia kurang kondusif, sehingga tim harus mencari tempat alternative. Pada hari kedua ini para calon anggota dihidangkan materi tentang pinjaman modal lazis dan aturan –aturan yang harus dipenuhi menjadi anggota kube. Materi di hari kedua ini dibawakan oleh Bapak Wahid, beliau adalah Koordinator UPT Kube Lazis Jateng Solo Raya. Pada hari terakhir dalam sekolah kali ini materi disampaikan kembali oleh Bapak Wahid, dengan materi pokok managemen kelompok dan cara mengisi formulir –formulir yang menjadi syarat menjadi anggota kube. Dan pada akhirnya, sekolah tersebut berakhir di hari itu juga, dengan beberapa catatan, yaitu : Nama dari sekolah kube yang bertempat di desa kemasan, Ngadirejo adalah "KUBE MAJU LANCAR". Dari peserta yang terdiri dari 8 orang, yang terpilih menjadi anggota kube adalah 6 orang. Ketua dari kube tersebut adalah Ibu Haryanti. Dan Imma Khasanah terpilih menjadi pendamping yang akan mengawasi dan memfasilitasi kube ini.