Pendidikan merupakan sarana untuk menciptakan generasi bangsa yang unggul dan berkualitas, fenomena di masyarakat banyak anak-anak dari keluarga miskin yang tidak bisa melajutkan pendidikan bahkan mereka ada yang belum pernah mengenal bangku sekolah karena keterbatasan finansial keluarga, sungguh ironis kondisi ini, dimana mereka seharusnya menikmati indahnya bangku sekolah tapi mereka harus bergelut dengan jalanan untuk mengais rejeki membantu finansial keluarga. Disisi lainpun pemerintah belum sepenuhnya mampu mengatasi kondisi ini walaupun mereka telah menaikkan anggaran alokasi untuk pendidikan.
Salah satu program yang dimiliki oleh LAZIS Al-Ihsan Jateng cabang Solo adalah program kepedulian pendidikan berupa Beasiswa Terpadu 1000 anak Yatim dan dhuafa. Program ini adalah program bantuan pendidikan yang diberikan kepada anak-anak yatim dan dhuafa berupa bantuan materi dan non materi yakni berupa bantuan biaya pendidikan dan pendampingan pendidikan Rabu Sore 12 Mei 2010 Lazis Jateng Cabang Solo menyerahkan beasiswa untuk perekrutan Tahap kedua berdasarkan hasil seleksi yang telah dilakukan kepada 51 siswa SD, SMP dan SMU di pesantren Yatim Al ihsan Solo Jalan apel 3 Jajar dengan rincian 30 siswa SD, 10 Siswa SMP, dan 11 siswa SMU. Peluncuran program beasiswa 1000 anak ini merupakan bentuk kepedulian Lazis Jateng Cabang Solo untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak Yatim dan Dhuafa yang mana dana beasiswa ini akan diberikan pada penerima beasiswa selama satu tahun penuh. Dalam acara penyerahan ini Manager Bidang Pemberdayaan Lazis Jateng juga memberikan pengarahan terkait masalah pembinaan dan pendampingan yang akan diberikan pada siswa baik berupa pendampingan pendidikan maupun moril yang akan diberikan selama mendapatkan beasiswa. Eko Sujono mengatakan pemberian beasiswa tersebut sudah memasuki tahun keenam. Secara kuantitas, jumlahnya menjangkau 2.500 anak. "Tahun 2009, Lazis Solo memberikan beasiswa kepada 1.000 siswa se-Solo Raya. Kami berharap, tahun ini jumlahnya bisa bertambah," ujarnya... Dari kekgiatan ini diharapkan anak - anak yatim dan dhuafa yang merupakan generasi muda bangsa ini bisa lebih meningkatkan prestasi tanpa harus memikirkan biaya pendidikan.